- ISPA Mengintai di Musim Kemarau, Dokter Imbau Gunakan Masker Saat Polusi dan Debu Meningkat
- Resmi! Senat UPN Veteran Jawa Timur Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030
- Putusan MK: Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidikan, Ini Dampaknya bagi APBN
- KPK Bekali Pegawai Belajar Kripto, Langkah Baru Kejar Aset Koruptor di Era Digital
- Universitas Garut Perkuat Pembelajaran Product Management Lewat Guest Lecture Bersama Penyoe Kakopi
- Terungkap! OTT KPK Bupati Pemalang Diduga Terkait Proyek dan Jual Beli Jabatan Sebesar Rp2,7 Miliar
- Siapa Sudaryono? Kepala BGN Baru Langsung Jadi Sorotan, Benahi Program Makan Bergizi Gratis
- Kepala BGN Mundur karena Sakit, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Berobat dan Tinggalkan Jabatan Strategis
- Roberto Mancini Pulang Kampung Latih Timnas Italia, Misi Besarnya Bawa Gli Azzurri Bangkit
- Tak Mau Jadi Pelengkap! Tiga Klub Asing Matangkan Persiapan Jelang Piala Presiden 2026
Universitas Garut Perkuat Pembelajaran Product Management Lewat Guest Lecture Bersama Penyoe Kakopi

ZONA TODAY GARUT – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Garut (UNIGA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri melalui penyelenggaraan Guest Lecture pada mata kuliah Product Management. Kegiatan ini menghadirkan praktisi dari Penyoe Kakopi, pelaku usaha kopi lokal asal Garut yang dikenal aktif mengembangkan inovasi produk serta model bisnis berbasis potensi daerah.
Kegiatan Guest Lecture menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dengan pelaku industri. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai penerapan konsep manajemen dalam pengembangan produk, pengambilan keputusan bisnis, hingga penyusunan strategi yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Mahasiswa Belajar Product Management Langsung dari Praktisi Industri
Dosen pengampu mata kuliah Product Management, Hanifah Fauziah, S.E., M.S.M., menjelaskan bahwa keterlibatan praktisi merupakan bagian dari strategi pembelajaran agar mahasiswa memiliki pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan industri saat ini.
- Terungkap! OTT KPK Bupati Pemalang Diduga Terkait Proyek dan Jual Beli Jabatan Sebesar Rp2,7 Miliar0
- Siapa Sudaryono? Kepala BGN Baru Langsung Jadi Sorotan, Benahi Program Makan Bergizi Gratis0
- Kepala BGN Mundur karena Sakit, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Berobat dan Tinggalkan Jabatan Strategis0
- Roberto Mancini Pulang Kampung Latih Timnas Italia, Misi Besarnya Bawa Gli Azzurri Bangkit0
- Tak Mau Jadi Pelengkap! Tiga Klub Asing Matangkan Persiapan Jelang Piala Presiden 20260
"Melalui mata kuliah Product Management, kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami konsep pengelolaan produk secara teoritis, tetapi juga mampu melihat bagaimana sebuah produk dikembangkan mulai dari mengidentifikasi kebutuhan pasar, menciptakan nilai bagi pelanggan, hingga membangun keunggulan kompetitif. Kehadiran praktisi memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual sehingga mahasiswa dapat menghubungkan teori dengan praktik bisnis secara langsung serta memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dinamika dunia industri," ujar Hanifah Fauziah.
Dalam sesi tersebut, praktisi Penyoe Kakopi membagikan pengalaman mengenai proses pengelolaan produk mulai dari identifikasi kebutuhan pelanggan, pengembangan produk, strategi diferensiasi, penguatan identitas merek, pengelolaan value chain, hingga penyusunan Business Model Canvas (BMC) berdasarkan pengalaman bisnis yang dijalankan perusahaan.
Mahasiswa juga diajak mempelajari studi kasus pengembangan kopi single origin Garut sebagai salah satu produk unggulan daerah yang memiliki nilai tambah sekaligus daya saing di pasar.
Inovasi Produk hingga Ekosistem Bisnis Berkelanjutan
Selain memperkenalkan konsep Product Management, Penyoe Kakopi juga mengulas pentingnya inovasi produk, peningkatan kualitas, pengalaman pelanggan (customer experience), serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengembangan usaha.
Materi yang disampaikan turut membahas strategi traceability produk kopi, penguatan kemitraan bersama kelompok tani, hingga pembangunan ekosistem bisnis berkelanjutan sebagai upaya menciptakan keunggulan kompetitif di tengah persaingan industri.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa keberhasilan sebuah produk tidak hanya ditentukan oleh kualitas, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan dalam membangun rantai nilai, menjaga hubungan dengan mitra, serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Perkuat Kolaborasi Kampus dan Dunia Industri
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Garut dalam memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dengan praktik dunia usaha. Kehadiran praktisi di ruang kelas diharapkan mampu memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, meningkatkan kemampuan analitis, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika bisnis yang terus berkembang.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku industri juga dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung pengembangan kompetensi lulusan agar lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis. Melalui sinergi tersebut, mahasiswa tidak hanya memahami konsep manajemen secara teoritis, tetapi juga mampu melihat implementasi nyata berbagai teori dalam menyelesaikan permasalahan bisnis.
Komitmen Universitas Garut Tingkatkan Mutu Pendidikan
Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Garut secara berkelanjutan mendorong dosen untuk mengembangkan metode pembelajaran inovatif melalui studi kasus, kolaborasi dengan dunia usaha, serta keterlibatan praktisi dalam proses perkuliahan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Garut dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.
Ke depan, Universitas Garut akan terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai sektor industri sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia usaha.
Hashtag: #UniversitasGarut #UNIGA #FakultasEkonomi #ProdiManajemen #ProductManagement #GuestLecture #PenyoeKakopi #BusinessManagement #BusinessModelCanvas #InovasiProduk #PengembanganProduk #KopiGarut #UMKMIndonesia #Entrepreneurship #KolaborasiIndustri #ExperientialLearning #PendidikanTinggi #MahasiswaIndonesia #StrategiBisnis #ZonaToday











