Wajah Baru di Tepi Samudra: Ketika Ilmu Desain Mengubah Pantai Modangan Jadi Destinasi Impian
Tim DKV UPN “Veteran” Jawa Timur

By Redaksi ZN 08 Sep 2026, 11:44:25 WIB Pendidikan
Wajah Baru di Tepi Samudra: Ketika Ilmu Desain Mengubah Pantai Modangan Jadi Destinasi Impian

ZONA TODAY MALANG — Bayangkan sebuah pantai indah di ujung selatan Malang yang menyimpan pesona tersembunyi: ombak Samudra Hindia, pasir bersih, serta bukit hijau yang mengelilingi teluk. Namun, sebelumnya, kawasan ini belum memiliki papan nama yang memadai, maskot, maupun sistem penunjuk arah yang representatif.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pengelola Pantai Modangan, Dusun Sumberejo, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Melalui kolaborasi dengan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Pantai Modangan kini mendapatkan identitas visual baru.

Berawal dari Surat Permohonan

Perjalanan tersebut bermula dari surat permohonan bantuan yang ditulis Sunawan, Ketua Pengelola Wisata Pantai Modangan, pada Senin, 22 Desember 2025. Surat tersebut ditujukan kepada Program Studi DKV UPN “Veteran” Jawa Timur dengan harapan Pantai Modangan dapat memiliki identitas yang lebih kuat dan dikenal secara lebih luas, termasuk hingga tingkat nasional dan internasional.

Permohonan tersebut kemudian menjadi pemantik kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) yang berlangsung selama satu semester, sejak Januari hingga Juni 2026.

Tim Abdimas DKV dipimpin oleh Dr. Aris Sutejo, S.Sn., M.Sn., dengan melibatkan tujuh dosen dan dua mahasiswa. Mereka membawa satu visi utama, yakni membantu Pantai Modangan membangun identitas visual yang kuat, mudah dikenali, dan relevan dengan karakter kawasan pesisir tersebut.

Riset Lapangan Menjadi Langkah Awal

Tim tidak langsung memulai proses desain. Tahap awal dilakukan melalui riset lapangan di Pantai Modangan. Tim mengamati kondisi kawasan, berdiskusi dengan pengelola, serta berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk memahami karakter dan potensi yang dimiliki destinasi tersebut.

Dari proses tersebut, berbagai unsur lokal kemudian menjadi inspirasi dalam pengembangan identitas visual. Ikan belanak, penyu, pepohonan pantai, lingkungan pesisir, serta keramahan masyarakat menjadi bagian dari eksplorasi kreatif tim.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa desain tidak hanya berangkat dari aspek estetika, tetapi juga dari pemahaman terhadap tempat, masyarakat, dan cerita yang berkembang di dalamnya.

Belanak Fish Font, Tipografi Khas Pantai Modangan

Salah satu karya yang dihasilkan adalah Belanak Fish Font, sebuah tipografi yang dirancang khusus dengan inspirasi dari ikan belanak yang menjadi bagian dari ekosistem pesisir Pantai Modangan.

Karakter huruf dibuat tebal dan kokoh, dipadukan dengan lekukan organis yang memberikan kesan hidup serta bersahabat. Tipografi tersebut dikembangkan secara lengkap, mulai dari huruf kapital, huruf kecil, hingga angka.

Kehadiran tipografi khusus ini memberikan Pantai Modangan sebuah elemen identitas yang dapat diterapkan pada berbagai media komunikasi, mulai dari papan informasi dan baliho hingga merchandise dan materi promosi digital.

Identification Sign “MODANGAN BEACH” Jadi Magnet Foto

Produk yang menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan Abdimas adalah identification sign bertuliskan “MODANGAN BEACH”. Papan nama monumental tersebut dirancang dengan huruf tiga dimensi berwarna merah-oranye yang mencolok.

Secara teknis, keseluruhan susunan huruf memiliki panjang sekitar 1.600 sentimeter atau 16 meter, dengan tinggi setiap huruf mencapai 120 sentimeter. Pondasi memiliki panjang 1.700 sentimeter dan kedalaman 50 sentimeter.

Sebanyak 13 huruf dikunci menggunakan 104 buah dyna bolt untuk memastikan konstruksi tetap kokoh menghadapi kondisi lingkungan pantai.

Selain berfungsi sebagai identitas kawasan, papan tersebut dirancang sebagai photo spot yang dapat mendorong pengunjung menghasilkan konten di media sosial. Foto dan video pengunjung di depan tulisan “MODANGAN BEACH” secara tidak langsung dapat menjadi media promosi bagi destinasi tersebut.

Gambar 2. Momen serah terima di Pantai Modangan pada 30 Mei 2026, meliputi foto bersama di depan Identification Sign, pemasangan sign system, maskot MODA, dan kegiatan riset lapangan.

MODA, Maskot Penyu Pantai Modangan

Identitas baru Pantai Modangan juga diperkuat dengan kehadiran karakter maskot bernama MODA. Nama tersebut merupakan akronim yang diambil dari nama Pantai Modangan.

MODA digambarkan sebagai seekor penyu hijau yang ceria. Pemilihan penyu berkaitan dengan karakter kawasan pesisir selatan Jawa serta isu konservasi dan keanekaragaman hayati laut.

Karakter MODA tidak dibuat dalam satu pose saja. Tim DKV mengembangkan berbagai ekspresi dan pose, mulai dari tampak depan, belakang, samping, pose berdiri dengan kacamata selam, hingga pose berenang dengan gelembung air.

Pengembangan berbagai pose tersebut memungkinkan MODA digunakan secara fleksibel dalam materi promosi digital, merchandise, papan informasi, hingga konten media sosial Pantai Modangan.

Sign System Membantu Pengunjung Bernavigasi

Selain membangun identitas visual, tim juga menghadirkan sign system atau sistem penunjuk arah untuk membantu pengunjung menemukan berbagai fasilitas di kawasan pantai.

Sistem tersebut menggunakan material kayu dengan tampilan yang disesuaikan dengan nuansa alami kawasan. Informasi yang ditampilkan mencakup arah menuju parkiran, mushola, area konservasi penyu, rumah garam, dan kantin.

Kehadiran sistem penunjuk arah diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus membuat elemen komunikasi visual di kawasan Pantai Modangan terlihat lebih konsisten.

Serah Terima Digelar pada 30 Mei 2026

Setelah melalui proses riset, pengembangan konsep, sketsa, revisi, hingga produksi selama kurang lebih satu semester, seluruh hasil karya akhirnya diserahterimakan pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 20 orang yang terdiri atas tim dosen dan mahasiswa DKV UPN “Veteran” Jawa Timur, pengelola wisata, masyarakat sekitar, serta aparat desa.

Momen serah terima ditandai dengan pemasangan berbagai elemen identitas visual, termasuk identification sign “MODANGAN BEACH”, sign system berbahan kayu, serta pengenalan karakter maskot MODA.

Dampak Pembelajaran bagi Mahasiswa

Bagi mahasiswa yang terlibat, yakni Bagoes Putra Anjasmoro dan Muhammad Yumn Sachio Ruzz Zidane, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pembelajaran di luar ruang kelas.

Mereka mendapatkan pengalaman dalam memahami kebutuhan masyarakat, melakukan riset lapangan, bekerja dalam tim, serta melihat secara langsung bagaimana karya desain diterapkan pada ruang publik.

Bagi tim dosen, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu Desain Komunikasi Visual dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Desain tidak hanya berkaitan dengan menghasilkan karya yang menarik secara visual, tetapi juga dapat menjadi sarana komunikasi dan penguatan identitas sebuah tempat.

Memberikan Wajah Baru bagi Pantai Modangan

Kehadiran identification sign, Belanak Fish Font, maskot MODA, dan sign system menjadi langkah baru bagi Pantai Modangan dalam membangun citra sebagai destinasi wisata.

Keempat produk tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan daya tarik kawasan, memperkuat identitas Pantai Modangan, meningkatkan kenyamanan pengunjung, serta membuka peluang promosi yang lebih luas melalui media sosial.

Bagi masyarakat setempat, karya-karya tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah kepada lebih banyak orang.

Satu semester, sembilan anggota tim, empat produk desain, dan satu destinasi wisata menjadi rangkaian perjalanan yang menunjukkan bagaimana ilmu desain dapat diterapkan secara langsung untuk memberikan nilai tambah bagi sebuah kawasan.

Tentang Kegiatan

Artikel ini disusun berdasarkan Laporan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Arsitektur dan Desain, UPN “Veteran” Jawa Timur, bertajuk Identification Sign Wisata Modangan Beach (2026).

Ketua tim kegiatan adalah Dr. Aris Sutejo, S.Sn., M.Sn. Kegiatan berlangsung pada Januari hingga Juni 2026.
Penulis : Heru Subiyantoro ST MT, Syaifuddin Zuhri ST. MT.


Hashtag: #PantaiModangan #ModanganBeach #Malang #WisataMalang #Donomulyo #KabupatenMalang #UPNVeteranJawaTimur #DKV #DesainKomunikasiVisual #PengabdianKepadaMasyarakat #Abdimas #IdentitasVisual #PariwisataIndonesia #WisataJawaTimur #MODA #BelanakFishFont #DesainIndonesia #PesonaMalang #ExploreMalang #WonderfulIndonesia




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment