- ISPA Mengintai di Musim Kemarau, Dokter Imbau Gunakan Masker Saat Polusi dan Debu Meningkat
- Resmi! Senat UPN Veteran Jawa Timur Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030
- Putusan MK: Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidikan, Ini Dampaknya bagi APBN
- KPK Bekali Pegawai Belajar Kripto, Langkah Baru Kejar Aset Koruptor di Era Digital
- Universitas Garut Perkuat Pembelajaran Product Management Lewat Guest Lecture Bersama Penyoe Kakopi
- Terungkap! OTT KPK Bupati Pemalang Diduga Terkait Proyek dan Jual Beli Jabatan Sebesar Rp2,7 Miliar
- Siapa Sudaryono? Kepala BGN Baru Langsung Jadi Sorotan, Benahi Program Makan Bergizi Gratis
- Kepala BGN Mundur karena Sakit, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Berobat dan Tinggalkan Jabatan Strategis
- Roberto Mancini Pulang Kampung Latih Timnas Italia, Misi Besarnya Bawa Gli Azzurri Bangkit
- Tak Mau Jadi Pelengkap! Tiga Klub Asing Matangkan Persiapan Jelang Piala Presiden 2026
Roberto Mancini Pulang Kampung Latih Timnas Italia, Misi Besarnya Bawa Gli Azzurri Bangkit

ZONA TODAY – Roberto Mancini akhirnya resmi "pulang kampung". Pelatih berusia 61 tahun itu kembali dipercaya menangani Tim Nasional Italia setelah Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menunjuknya sebagai pelatih kepala menggantikan Gennaro Gattuso.
Kembalinya Mancini menjadi salah satu kabar terbesar di sepak bola Eropa. Setelah meninggalkan Italia secara mengejutkan pada 2023 untuk menerima tawaran melatih Arab Saudi, kini ia kembali dengan misi yang jauh lebih berat, yakni mengembalikan kejayaan Gli Azzurri setelah gagal tampil di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun. :contentReference[oaicite:0]{index=0}
Comeback Setelah Tiga Tahun
Roberto Mancini bukan sosok asing bagi publik Italia. Pada periode pertamanya (2018–2023), ia berhasil membangun kembali kekuatan Gli Azzurri hingga menjuarai Euro 2020 (digelar pada 2021) dan mencatat rekor 37 pertandingan tanpa kekalahan.
- Tak Mau Jadi Pelengkap! Tiga Klub Asing Matangkan Persiapan Jelang Piala Presiden 20260
- Piala Presiden 2026 Siap Bergulir! Delapan Klub Matangkan Persiapan, Turnamen Makin Bergengsi0
- Inggris Cetak Kemenangan Terbaik Piala Dunia Sejak 1966 Usai Kalahkan Prancis0
- Inggris Mengamankan Posisi Ketiga Piala Dunia 20260
- Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina0
Namun, pengunduran dirinya pada Agustus 2023 sempat menuai kontroversi karena dilakukan secara mendadak sebelum menerima tawaran melatih tim nasional Arab Saudi. Kini, tiga tahun berselang, Mancini memilih kembali menerima tantangan membangun kembali sepak bola negaranya.
Italia Ingin Bangkit
Federasi Sepak Bola Italia mengambil keputusan besar setelah kegagalan Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2026. Situasi tersebut memicu restrukturisasi besar-besaran di tubuh federasi, termasuk penunjukan Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik untuk mendampingi proyek jangka panjang bersama Mancini.
Mancini dikontrak selama empat tahun dengan target utama mengembalikan Italia menjadi salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia dan kembali bersaing di turnamen internasional.
Misi Besar: Kembalikan Kepercayaan Suporter
Pada konferensi pers perdananya setelah diumumkan sebagai pelatih, Mancini mengaku memahami besarnya harapan masyarakat Italia. Ia ingin memperbaiki hubungan dengan publik setelah keputusannya meninggalkan tim pada 2023 sempat mengecewakan banyak pendukung.
"I hope we can make Italians fall in love with this team again."
— Roberto Mancini.
Ia juga menegaskan targetnya bukan sekadar memperbaiki performa tim, tetapi membawa Italia kembali meraih prestasi besar di level internasional.
Fokus pada Generasi Muda
Salah satu fokus utama Mancini adalah memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain muda Italia. Menurutnya, regenerasi menjadi kunci agar Gli Azzurri mampu kembali bersaing dengan negara-negara elite seperti Spanyol, Prancis, Inggris, dan Argentina.
Ia juga berharap klub-klub Serie A lebih berani memberikan menit bermain kepada talenta lokal agar kualitas pemain Italia terus meningkat.
Ujian Pertama Sudah Menanti
Petualangan kedua Mancini bersama Italia akan langsung dimulai pada ajang UEFA Nations League. Gli Azzurri dijadwalkan menghadapi Belgia dan Turki pada September mendatang, dua pertandingan yang akan menjadi tolok ukur awal proyek baru sang pelatih.
Hasil positif pada dua laga tersebut diyakini akan menjadi modal penting untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Timnas Italia.
Harapan Baru Gli Azzurri
Kembalinya Roberto Mancini membawa optimisme baru bagi sepak bola Italia. Meski meninggalkan luka di masa lalu, banyak pihak percaya pengalaman, karakter kepemimpinan, dan keberhasilannya membawa Italia juara Eropa menjadi modal besar untuk membangun kembali kejayaan Gli Azzurri.
Kini, seluruh mata pecinta sepak bola Italia tertuju pada perjalanan baru sang pelatih. Mampukah Roberto Mancini menjawab kepercayaan tersebut dan membawa negaranya kembali ke puncak sepak bola dunia? Jawabannya akan mulai terlihat dalam beberapa bulan ke depan.
Hashtag: #RobertoMancini #TimnasItalia #GliAzzurri #Italia #SerieA #FIGC #ClaudioRanieri #SepakBolaDunia #FootballNews #PelatihItalia #UEFANationsLeague #BeritaBola #WorldFootball #BreakingNews #ZonaToday











