- Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Ucapannya Usai Pengibaran Bendera Jadi Sorotan
- Pidato Prabowo Soal Pengupas Bawang Bikin Heboh, Rp700 Ribu atau Rp700 Per Kilogram?
- 16 Agustus 2026 Diperingati Hari Apa? Ini Daftar Momen Penting Menjelang HUT RI
- NTT Diguncang Gempa M7,7, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan BMKG
- Gempa NTT M7,7 Guncang Flores, Puluhan Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi
- IHSG 10 Agustus 2026 Sempat Menguat, tapi Ditutup Turun: Saham Apa yang Masih Diburu Investor
- UPN Veteran Jatim Perkuat Branding Digital Sanggar Nampani lewat Website dan Konten Kreatif
- Bromo Terbakar Hebat, Menhut Turun ke Lokasi! Ada Apa dengan Gunung Bromo
- Smart Farming Masuk Banyuwangi, UPN "Veteran" Jawa Timur Bantu Gapoktan Tunas Harapan Naik Kelas
- Gunung Bromo Terbakar, Api Meluas hingga 176 Hektare! Wisata Ditutup Total
Prabowo Putuskan Pemangkasan Tunjangan DPR, Tegaskan Aparat Siap Bertindak Tegas Hadapi Perusuh

Zona Today - Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara di tengah memanasnya situasi politik dan sosial nasional. Dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Minggu (31/8/2025), Prabowo mengumumkan bahwa pemerintah bersama partai politik telah menyepakati pengurangan berbagai tunjangan anggota DPR serta moratorium perjalanan luar negeri bagi para legislator.
Keputusan ini disebut sebagai langkah cepat untuk meredakan gelombang demonstrasi besar-besaran yang berlangsung sejak awal Agustus. Aksi tersebut dipicu oleh kebijakan tunjangan DPR yang dinilai berlebihan di tengah situasi ekonomi rakyat yang sedang sulit.
“Kami mendengar suara rakyat, dan pemerintah bersama pimpinan partai memutuskan pemangkasan tunjangan serta pembatasan perjalanan anggota DPR. Negara harus selalu berpihak pada kepentingan rakyat,” tegas Prabowo dalam pernyataannya.
- PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari Kursi DPR Usai Aksi Tak Sensitif0
- Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok Dijarah Massa Usai Pernyataan Kontroversial0
- NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni sebagai Anggota DPR Usai Kontroversi Orang Tolol 0
- TikTok Tangguhkan Fitur Live di Indonesia Usai Bentrokan Demonstran0
- Tiga Orang Tewas Akibat Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa0
Namun, di balik langkah kompromi tersebut, Prabowo juga mengeluarkan peringatan keras terhadap kelompok perusuh yang memanfaatkan aksi damai untuk melakukan tindakan anarkis. Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu memberikan instruksi tindakan tegas kepada aparat TNI-Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Prabowo menyebut aksi perusakan fasilitas publik, penjarahan rumah pejabat, hingga pembakaran gedung pemerintahan sebagai bentuk tindakan yang “berbahaya” dan “berpotensi mengarah pada penghianatan”.
Dalam konferensi pers itu, hadir sejumlah tokoh nasional dan pimpinan partai politik, termasuk Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, serta jajaran kabinet. Kehadiran mereka dipandang sebagai bentuk dukungan politik untuk keputusan Presiden dalam menjaga stabilitas.
Pengamat menilai langkah ini merupakan titik balik penting dalam hubungan rakyat dengan wakilnya di parlemen. Di satu sisi, keputusan pemangkasan tunjangan DPR dianggap sebagai kemenangan moral gerakan rakyat. Namun di sisi lain, peringatan keras Presiden menegaskan bahwa ruang demokrasi harus tetap berjalan dalam koridor hukum.
Situasi nasional kini masih terus dipantau. Aksi lanjutan mahasiswa dan masyarakat sipil dijadwalkan kembali berlangsung dalam beberapa hari mendatang. Pemerintah berharap keputusan terbaru ini dapat menurunkan tensi politik, meski dinamika di lapangan masih menunjukkan potensi gejolak.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #PrabowoSubianto #PenguranganTunjangan #DPR #DemoNasional2025 #ZonaTodayNews #KeamananNasional #TindakanTegas #StabilitasIndonesia #ReformasiDPR #ZonaTodayUpdate











