- Sindikat Love Scamming di Dalam Rutan Kotabumi Terbongkar, Ratusan Tahanan dan Pegawai Diduga Terlib
- Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
- Polemik Pengadaan Chromebook Seret Nama Nadiem, Publik Soroti Proses Hukum
- Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jatim dan UNHASA Perkuat Kolaborasi Abdimas
- Berani Protes Juri, Josepha Alexandra Bongkar Dugaan Kejanggalan Nilai LCC di Depan Publik
- Kenaikan Yesus Kristus 2026 Jadi Momentum Refleksi dan Kebersamaan Nasional
- Signifikansi Analitik Data dalam Pengembangan Bisnis Properti Modern di Era Ketidakpastian Ekonomi
- Viral Jawaban Siswa Cerdas Cermat Empat Pilar Disalahkan Juri, MPR RI Sampaikan Permintaan Maaf
- 3 Klub Top yang Paling Sering Juara Liga Indonesia, Persib Bandung Jadi Sorotan
- Melampaui Pertumbuhan Nasional, BPIPI Kemenperin Beberkan Strategi Baru Industrialisasi di SCALE 202
TikTok Tangguhkan Fitur Live di Indonesia Usai Bentrokan Demonstran

Zona Today - Platform media sosial TikTok resmi menangguhkan sementara fitur siaran langsung (live streaming) di Indonesia mulai Sabtu (30/8/2025). Kebijakan ini diambil menyusul permintaan pemerintah setelah maraknya demonstrasi menolak tunjangan DPR yang berujung pada kericuhan di berbagai daerah.
Pemerintah menilai fitur live TikTok menjadi salah satu kanal yang rawan digunakan untuk menyebarkan konten provokatif dan memperkeruh situasi. Oleh karena itu, ByteDance selaku induk perusahaan TikTok menyatakan siap bekerja sama untuk menjaga stabilitas sosial. “Kami memahami kondisi yang terjadi di Indonesia saat ini. Penangguhan fitur live dilakukan demi mencegah penyalahgunaan platform,” ujar perwakilan TikTok dalam pernyataannya.
Langkah ini mendapat beragam tanggapan dari publik. Sebagian pengguna menilai kebijakan tersebut bisa membantu meredam eskalasi kerusuhan, sementara sebagian lainnya menganggapnya sebagai bentuk pembatasan kebebasan berekspresi di dunia digital.
- Tiga Orang Tewas Akibat Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa0
- Presiden Batalkan Kunjungan ke China Karena Demonstrasi Memanas0
- Aksi Mahasiswa Akan Kembali Digelar Usai Tragedi Kematian Pengemudi Ojol0
- Affan Kurniawan, Driver Ojol Tewas Tertabrak Rantis Polisi, Presiden Desak Usut Transparan0
- Driver Ojol Tertabrak Rantis Brimob, Gelombang Protes Kian Meluas0
Selain TikTok, pemerintah juga memanggil sejumlah perusahaan teknologi global seperti Meta dan X (Twitter) untuk memperkuat pengawasan terhadap konten berbahaya yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.
Situasi ini menambah dinamika di tengah krisis politik nasional yang kian memanas, terutama setelah tragedi tewasnya pengemudi ojol Affan Kurniawan dan insiden pembakaran gedung DPRD di Makassar.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #TikTok #FiturLive #DemoNasional2025 #ZonaTodayNews #ByteDance #IndonesiaUpdate #GejolakDemo #ZonaTodayUpdate #BreakingNews #MediaSosial











