ZONA TODAY GRESIK — Puncak dari rangkaian program digitalisasi perikanan oleh UPN Veteran Jawa Timur kini resmi direalisasikan. Melalui skema UPN Mengabdi, tim dosen pengabdian masyarakat melakukan serah terima sekaligus uji coba langsung perangkat Smart Aquaculture berbasis Internet of Things (IoT) di Pokdakan Mandiri, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
Langkah nyata ini menjadi babak baru bagi kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) setempat untuk beralih dari metode tambak konvensional menuju ekosistem digital yang lebih terukur, modern, dan efisien.

Momen serah terima dan uji coba perangkat Smart Aquaculture berbasis IoT oleh Tim UPN Mengabdi kepada pengurus Pokdakan Mandiri di Banjarsari, Gresik.
- Tim UPN Mengabdi Gelar Pelatihan Smart Aquaculture Berbasis IoT di Desa Banjarsari Gresik0
- UPN Veteran Jatim Inisiasi Smart Aquaculture dan Rantai Pasok Digital di Banjarsari Gresik0
- 10 Cara Mendapatkan Penghasilan Online0
- Penghasilan Online untuk Karyawan Panduan Praktis0
- EF EFEKTA, Pilihan Kursus Bahasa Inggris untuk Orang Dewasa0
Inovasi teknologi tepat guna ini dirancang dan dikawal oleh tim ahli lintas disiplin ilmu UPN Veteran Jawa Timur, yang meliputi:
- Isna Nugraha, ST., MT. (Ketua Tim - Program Studi Teknik Industri)
- Sugiarto, S.Kom., M.Kom. (Anggota - Program Studi Bisnis Digital)
- Dr. Wahyu Santoso, SP., MP. (Anggota - Program Studi Agribisnis)
- Serta keterlibatan aktif dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur yang mendampingi proses instalasi teknis di lapangan.
Ketua Tim Pengabdian, Isna Nugraha, ST., MT., menjelaskan bahwa perangkat IoT yang diserahterimakan ini dilengkapi dengan sensor pintar yang mampu mendeteksi kualitas air kolam secara berkala. Parameter krusial seperti kadar keasaman (pH), suhu air, hingga pasokan oksigen kini bisa dipantau langsung oleh petambak dari jarak jauh melalui layar smartphone mereka.
Setelah proses penyerahan simbolis, tim dosen dan mahasiswa langsung memandu para petambak melakukan uji coba fungsional alat di area kolam. Langkah uji coba ini bertujuan untuk memastikan sistem transmisi data dari sensor kolam menuju aplikasi berjalan akurat dan dapat dipahami dengan mudah oleh para anggota Pokdakan Mandiri.
"Hari ini kami menyerahkan sekaligus menguji coba perangkat IoT ini bersama pengurus Pokdakan Mandiri. Kami ingin memastikan teknologi ini benar-benar siap beroperasi penuh. Dengan pemantauan data kualitas air yang presisi, risiko kematian bibit ikan akibat perubahan cuaca ekstrem di Banjarsari dapat ditekan sedini mungkin," terang Isna Nugraha di sela-sela aktivitas tambak.
Selain penyerahan perangkat keras (hardware), Pokdakan Mandiri juga dibekali akses ke sistem pemetaan manajemen digital terintegrasi untuk mencatat siklus panen dan logistik pakan, melengkapi pilar rantai pasok digital yang telah diinisiasi sebelumnya.
Pengurus Pokdakan Mandiri Banjarsari menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan teknologi dari UPN Veteran Jawa Timur. Adanya perangkat pintar ini diharapkan mampu mendongkrak hasil produktivitas panen ikan, menstabilkan kualitas operasional, serta membawa Desa Banjarsari sebagai pelopor perikanan berbasis IoT di Kabupaten Gresik.
Tags/Hashtags: #UPNVeteranJatim #SmartAquaculture #IoTPerikanan #TeknologiTepatGuna #PokdakanMandiri #BanjarsariGresik #UPNMengabdi

_Medium.png)











