ZONA TODAY GRESIK — Setelah sempat dinyatakan hilang dan terombang-ambing selama dua hari di tengah ganasnya Laut Jawa, delapan anak buah kapal (ABK) dari kapal tunda (tugboat) TB MT20 1301 akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Insiden maritim ini bermula pada Minggu (13/9/2026) sore, saat kapal tunda milik PT Dharmalancar Sejahtera tersebut sedang menarik armada tongkang BG M80-1301 dalam rute pelayaran domestik dari Rembang, Jawa Tengah menuju Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Ketika melintasi koordinat sekitar 15 mil laut (NM) di sebelah barat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, kapal mendadak dihantam ombak besar dan gelombang tinggi setinggi 1,5 hingga 2,5 meter akibat cuaca ekstrem. Kondisi ini membuat lambung kapal kemasukan air hingga menyebabkan tugboat tersebut tenggelam sepenuhnya ke dasar laut.
- Kebakaran Hutan Meluas, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Mulai 12 September 20260
- Dramatis! Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa dari Jabatan Menteri Keuangan0
- KMP Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Terbalik di Laut Jawa, 6 Tewas dan 129 Hilang0
- Aksi keji terduga pelaku penembakan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jayawijaya0
- Tim UPN Mengabdi Gelar Pelatihan Smart Aquaculture Berbasis IoT di Desa Banjarsari Gresik0
Beruntung, saat detik-detik mencekam itu terjadi, seluruh delapan kru kapal dengan sigap menyelamatkan diri dengan cara melompat dan memanjat ke atas kapal tongkang yang ditariknya. Namun, situasi kembali kritis lantaran rantai jangkar penahan tongkang tersebut mendadak putus akibat kuatnya terjangan arus, sehingga membuat mereka hanyut tanpa kendali.
Operasi Penyelamatan oleh Kapal yang Melintas
Kepala Kantor Basarnas Surabaya, Nanang Teguh, menjelaskan bahwa operasi pencarian skala intensif langsung digelar pasca-menerima laporan darurat dengan mengarahkan armada KN SAR 249 Permadi yang kebetulan sedang bersiaga di sekitar perairan Gresik.
Titik terang penyelamatan akhirnya datang pada Selasa (15/9/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Keberadaan tongkang bermuatan yang hanyut bersama delapan kru di atasnya tersebut berhasil diposisikan oleh kapal tangki minyak komersial SPOB BRM 400 yang sedang melintas di jalur perairan tersebut.
"Seluruh delapan ABK yang bertahan di atas tongkang hanyut itu sudah dievakuasi ke atas dek kapal SPOB BRM 400. Kami langsung berkoordinasi erat dengan Kantor SAR Semarang karena kapal penyelamat tersebut saat ini sedang melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Semarang untuk menurunkan para korban," urai Nanang Teguh dalam konferensi persnya.
Pihak otoritas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean menambahkan, selama terapung menunggu evakuasi medis, para korban sempat mendapatkan pertolongan pertama berupa suplai makanan kering dan air bersih dari kapal nelayan lokal Bawean yang sempat berpapasan di titik awal hanyut.
Sementara itu, fisik material kapal tongkang BG M80-1301 yang sempat terlepas kini telah diamankan dan ditarik oleh kapal tunda bantuan TB Rava III menuju Pelabuhan Tegal, Jawa Tengah, guna mencegah terjadinya kecelakaan tabrakan alur pelayaran komersial lainnya.
Tags/Hashtags: #TongkangHanyut #Zona #Today #TugboatTenggelam #PulauBawean #KecelakaanLaut #BasarnasSurabaya #LautJawa #ZonaToday













