- Wapres Gibran Temui Mahasiswa Pendemo, Aksi di Patung Kuda Hingga Dialog Tertutup di Istana
- Kronologi Demo Mahasiswa soal Ekonomi Indonesia: Dari Bundaran HI hingga Kantor Wapres
- Kronologi Mahasiswa Desak Penghentian MBG, Dari Bundaran HI hingga Istana Negara
- Viral! Dari Tagar #SellSingapore hingga Ajakan Uninstall Shopee
- Malam 1 Suro di Solo Kembali Jadi Magnet Nasional, Makna Tradisi Sakral dan Pesan dari Prabowo
- Hasil Piala Dunia 2026: Swedia Mengamuk, Belgia Nyaris Tumbang! Drama Seru Warnai Laga Grup F dan G
- Makna 1 Muharram 2026 yang Jadi Momentum Hijrah Menuju Kehidupan Lebih Baik
- Hasil Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Cape Verde berakhir 0-0
- Jerman Mengamuk, Jepang Tahan Belanda dalam Duel Sengit Piala Dunia 2026
- Timnas Inggris Diguncang Insiden Pencurian Perlengkapan Jelang Piala Dunia 2026
Kronologi Mahasiswa Desak Penghentian MBG, Dari Bundaran HI hingga Istana Negara

Aksi yang berlangsung di sejumlah titik, terutama di kawasan Jakarta, memunculkan perdebatan luas di tengah masyarakat. Sebagian mahasiswa menilai program tersebut perlu dihentikan atau dievaluasi secara menyeluruh, sementara pemerintah menegaskan MBG akan tetap dilanjutkan dengan berbagai perbaikan.
Kronologi Aksi Mahasiswa Tolak MBG
Aksi demonstrasi mulai menguat pada pekan kedua Juni 2026. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berkumpul di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, sebelum bergerak menuju pusat pemerintahan untuk menyampaikan aspirasi mereka.
- Viral! Dari Tagar #SellSingapore hingga Ajakan Uninstall Shopee0
- Malam 1 Suro di Solo Kembali Jadi Magnet Nasional, Makna Tradisi Sakral dan Pesan dari Prabowo0
- Hasil Piala Dunia 2026: Swedia Mengamuk, Belgia Nyaris Tumbang! Drama Seru Warnai Laga Grup F dan G0
- Makna 1 Muharram 2026 yang Jadi Momentum Hijrah Menuju Kehidupan Lebih Baik0
- Hasil Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Cape Verde berakhir 0-00
Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa berbagai spanduk dan poster berisi kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai menyerap anggaran negara dalam jumlah besar. Massa aksi juga menyerukan agar pemerintah lebih fokus pada persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat, seperti harga kebutuhan pokok, nilai tukar rupiah, dan biaya hidup yang terus meningkat.
Beberapa hari setelah aksi di Bundaran HI, demonstrasi kembali berlangsung di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus kembali menyuarakan tuntutan serupa, yakni evaluasi hingga penghentian Program MBG.
Apa yang Dipersoalkan Mahasiswa?
Mahasiswa menilai anggaran yang dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis perlu dievaluasi secara menyeluruh. Mereka mempertanyakan efektivitas penggunaan dana negara serta manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat kecil.
Selain itu, muncul pula kekhawatiran terkait tata kelola program setelah adanya kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah mantan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN). Kasus tersebut semakin memperkuat tuntutan agar pemerintah melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG.
Dalam orasinya, salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa anggaran negara seharusnya diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak.
"Kami meminta pemerintah mendengar suara rakyat dan mengevaluasi program yang dinilai belum tepat sasaran," ujar salah seorang orator dalam aksi tersebut.
Respons Pemerintah dan Badan Gizi Nasional
Menanggapi tuntutan mahasiswa, pemerintah menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak akan dihentikan. Pemerintah berpendapat bahwa program tersebut merupakan salah satu strategi meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia dan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, menegaskan pihaknya tetap menjalankan mandat yang diberikan Presiden.
"Pokoknya kami menjalankan perintah Pak Presiden," ujarnya kepada wartawan usai rapat bersama DPR.
Sementara itu, pemerintah menyatakan bahwa berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan MBG akan dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan program secara keseluruhan.
Mengapa Isu Ini Menjadi Sorotan?
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang sejak awal menjadi janji politik Presiden Prabowo Subianto. Karena melibatkan anggaran besar dan menjangkau jutaan penerima manfaat, program ini terus menjadi perhatian publik.
Di satu sisi, banyak pihak mendukung tujuan program untuk memperbaiki gizi anak Indonesia. Namun di sisi lain, kritik muncul terkait efektivitas pelaksanaan, transparansi anggaran, hingga dugaan penyimpangan yang terjadi dalam proses pengelolaannya.
Perbedaan pandangan inilah yang membuat isu MBG menjadi salah satu topik paling hangat dalam diskursus publik sepanjang 2026.
Apa Selanjutnya?
Hingga pertengahan Juni 2026, mahasiswa menyatakan akan terus mengawal isu tersebut melalui berbagai forum diskusi maupun aksi penyampaian pendapat. Sementara pemerintah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis sambil melakukan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang muncul.
Perdebatan mengenai MBG diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan, seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara dan efektivitas program-program strategis nasional.
Kategori: Nasional | Politik | Mahasiswa | Makan Bergizi Gratis | Prabowo Subianto | Kebijakan Pemerintah
#DemoMahasiswa #MBG #MakanBergiziGratis #PrabowoSubianto #AksiMahasiswa #BeritaNasional #KebijakanPemerintah #BadanGiziNasional #DemoJakarta #Indonesia2026 #IsuNasional #ZonaToday











