- Sindikat Love Scamming di Dalam Rutan Kotabumi Terbongkar, Ratusan Tahanan dan Pegawai Diduga Terlib
- Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
- Polemik Pengadaan Chromebook Seret Nama Nadiem, Publik Soroti Proses Hukum
- Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jatim dan UNHASA Perkuat Kolaborasi Abdimas
- Berani Protes Juri, Josepha Alexandra Bongkar Dugaan Kejanggalan Nilai LCC di Depan Publik
- Kenaikan Yesus Kristus 2026 Jadi Momentum Refleksi dan Kebersamaan Nasional
- Signifikansi Analitik Data dalam Pengembangan Bisnis Properti Modern di Era Ketidakpastian Ekonomi
- Viral Jawaban Siswa Cerdas Cermat Empat Pilar Disalahkan Juri, MPR RI Sampaikan Permintaan Maaf
- 3 Klub Top yang Paling Sering Juara Liga Indonesia, Persib Bandung Jadi Sorotan
- Melampaui Pertumbuhan Nasional, BPIPI Kemenperin Beberkan Strategi Baru Industrialisasi di SCALE 202
Demonstrasi Besar di Pati Tolak Kenaikan Pajak 250%

Zona Today - Kota Pati diguncang aksi unjuk rasa besar-besaran pada hari ini. Ribuan warga memadati Alun-Alun dan Pendopo Kabupaten Pati, menentang wacana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB‐P2) sebesar 250 %. Aksi yang terjadi ini menjadi demonstrasi paling masif dalam sejarah daerah tersebut.
Berlatar frustrasi sendiri, warga dari berbagai lapisan—petani, pelajar, pekerja, hingga ibu rumah tangga—bergerak menyuarakan tuntutan agar rencana kenaikan PBB dibatalkan. Mereka menilai kebijakan tersebut memberatkan rakyat kecil dan tidak disosialisasikan secara memadai.
Ketika regent Sudewo enggan menemui massa, ketegangan mengemuka. Polisi dan TNI terpaksa menurunkan ratusan personel—termasuk penggunaan semprotan air dan gas air mata—untuk mengamankan lokasi, yang semula berjalan damai. Ratusan pengunjuk rasa terluka, beberapa tertangkap, dan suasana sempat memanas ketika beberapa kendaraan keamanan dibakar.
- Antusiasme Film \"Demon Slayer: Infinity Castle\" Picu Penjualan Tiket Gelap0
- Era Baru Sepak Bola Nasional: Super League Resmi Bergulir di Indonesia0
- Pajak Crypto Ditingkatkan, Regulasi Diperketat0
- Peringatan Komnas HAM: Bendera One Piece adalah Bentuk Kebebasan Ekspresi0
- Hari Terpendek di Tahun 2025, Fenomena Rotasi Bumi yang Lebih Cepat0
Sebagai respons, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati secara cepat meluncurkan langkah penyelidikan dengan membentuk hak angket terhadap bupati. Selain pemberatan pajak, warga juga menyuarakan penolakan terhadap proyek renovasi alun-alun, pemindahan pasar, dan kebijakan lain yang dinilai kontroversial.
Demonstrasi ini menjadi titik balik penting bagi pemerintahan lokal, membuka peluang dialog lebih konstruktif dan menjadi pelajaran tentang pentingnya transparansi dan konsultasi publik dalam pengambilan kebijakan.
Hashtag : #DemoPati #PBBNaik250 #PajakBumiBangunan #AksiMassa #ZonaToday #BeritaViral #PatiBergerak #HakAngket #KebijakanPublik #BeritaJawaTengah Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com











