- Wanita Asal Palembang Nekat Menyamar Jadi Pramugari, Batik Air Beri Penjelasan
- Tim SAR, Relawan, Sholawatan di Basecamp hingga Anak Indigo Turut Membantu Pencarian
- Sosok Rival Indigo Turun ke Gunung Slamet, Ikut Membantu Pencarian Syafiq Ali
- Syafiq Ali dan Himawan Dilaporkan Hilang Sejak Desember 2025, Keluarga Menanti Kepastian
- Perlu Diketahui, Ini 21 Kategori Penyakit dan Layanan Medis yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
- Sambut Tahun Baru 2026, Presiden Prabowo Sampaikan Pesan Optimisme dan Persatuan Bangsa
- Fenomena Super Flu Muncul, Kenali Gejala dan Langkah Menghadapinya
- Makna 1 Januari: Tahun Baru, Hari Keluarga Sedunia, dan Seruan Perdamaian Dunia
- Deretan Peristiwa Penting 31 Desember, dari Malam Pergantian Tahun hingga Sejarah Film Indonesia
- Kaleidoskop Indonesia 2025: Prestasi, Solidaritas, dan Harapan Baru Menyongsong 2026
Meningkatnya Ancaman Phishing Pentingnya Verifikasi Situs dan Perlindungan Data Pribadi

Zona Today - Di tengah masifnya penggunaan layanan digital, masyarakat kembali diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman phishing yang terus berkembang. Modus penipuan ini menyasar pengguna internet melalui situs palsu, tautan mencurigakan, hingga pesan yang mengatasnamakan lembaga resmi demi mencuri data pribadi, kata sandi, maupun informasi finansial.
Seiring meningkatnya aktivitas transaksi online—baik belanja digital, pembayaran tagihan, maupun akses layanan perbankan—pelaku kejahatan siber semakin memanfaatkan celah literasi digital masyarakat. Banyak korban mengaku terjebak karena situs yang ditiru tampak sangat mirip dengan halaman resmi, sehingga sulit dibedakan tanpa pemeriksaan detail.
Pakar keamanan digital menegaskan bahwa masyarakat wajib memastikan keaslian situs sebelum memasukkan data sensitif. Cara sederhana dapat dilakukan, seperti memeriksa domain resmi, melihat keberadaan gembok keamanan (HTTPS), menghindari klik tautan acak, serta tidak memberikan OTP kepada pihak mana pun. Selain itu, penting untuk memperbarui kata sandi secara berkala dan menggunakan autentikasi dua langkah (two-factor authentication).
- APBISDI Gelar TOT Kurikulum OBE Nasional di Yogyakarta, Hadirkan Pakar Kurikulum UGM0
- Chatbot dan Masa Depan Pelayanan Pariwisata Indonesia0
- BRIDGEpreneur 2025 Dorong UMKM Naik Level melalui Workshop Strategi Bisnis Bernilai Tinggi0
- Pendampingan Keuangan Bimbel Airlangga oleh Dosen dan Mahasiswa Akuntansi UPN Veteran Jatim0
- Perjalanan Kiandra Ramadhipa, Pembalap Muda Sleman yang Berhasil Menaklukkan Sirkuit Barcelona0
Lembaga keamanan siber juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan tautan atau situs mencurigakan agar dapat segera diblokir dan tidak memakan korban baru. Kesadaran kolektif dan edukasi berkelanjutan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko kejahatan siber yang makin canggih.
Email Phishing
Pesan dikirim menyerupai email resmi dari lembaga atau layanan terpercaya, berisi tautan menuju situs yang meniru tampilan aslinya untuk mengumpulkan data pribadi.
Vishing (Voice Phishing)
Menggunakan panggilan suara atau voicemail yang tampak seperti berasal dari lembaga resmi untuk meminta informasi pribadi.
Smishing (SMS Phishing)
Mengirim pesan teks (SMS) berisi tautan atau ajakan untuk mengisi data pribadi di situs tertentu.
Pharming
Mengarahkan pengguna ke situs yang menyerupai situs resmi meskipun alamat yang diketik sudah benar, biasanya melalui pengaturan jaringan.
Watering Hole Phishing
Melibatkan penyesuaian pada situs yang sering dikunjungi kelompok tertentu untuk menampilkan halaman tiruan atau mengumpulkan data.
Dengan meningkatnya arus digitalisasi, perlindungan data pribadi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendasar. Masyarakat diharapkan lebih cermat, skeptis terhadap pesan tak dikenal, dan tidak tergesa-gesa dalam melakukan transaksi daring agar terhindar dari jebakan phishing yang merugikan.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #WaspadaPhishing #KeamananDigital #CegahPenipuanOnline #LindungiDataPribadi #VerifikasiSitus #TransaksiAman #KeamananSiber #DigitalSafety #ProteksiData











