- Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Ucapannya Usai Pengibaran Bendera Jadi Sorotan
- Pidato Prabowo Soal Pengupas Bawang Bikin Heboh, Rp700 Ribu atau Rp700 Per Kilogram?
- 16 Agustus 2026 Diperingati Hari Apa? Ini Daftar Momen Penting Menjelang HUT RI
- NTT Diguncang Gempa M7,7, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan BMKG
- Gempa NTT M7,7 Guncang Flores, Puluhan Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi
- IHSG 10 Agustus 2026 Sempat Menguat, tapi Ditutup Turun: Saham Apa yang Masih Diburu Investor
- UPN Veteran Jatim Perkuat Branding Digital Sanggar Nampani lewat Website dan Konten Kreatif
- Bromo Terbakar Hebat, Menhut Turun ke Lokasi! Ada Apa dengan Gunung Bromo
- Smart Farming Masuk Banyuwangi, UPN "Veteran" Jawa Timur Bantu Gapoktan Tunas Harapan Naik Kelas
- Gunung Bromo Terbakar, Api Meluas hingga 176 Hektare! Wisata Ditutup Total
Kasus Ledakan Amunisi Garut Masih Diselidiki, Pemerintah (Pangdam) Beri Santunan

Zona Today - Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, mengonfirmasi bahwa penyelidikan terkait ledakan amunisi afkir di Cibalong, Garut, masih berlangsung. Area ledakan telah steril untuk mendukung investigasi lebih lanjut.
“Masih investigasi, belum selesai. Nanti timnya masih bekerja,” ungkap Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman kepada media pada Selasa, 13 Mei 2025.
Dalam kunjungannya bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Setiawan, Pangdam meminta masyarakat tidak mendekati area bekas pemusnahan amunisi yang meledak.
- Selebriti Dunia Pilih Destinasi Wisata Indonesia untuk Berlibur0
- "Inilah Hasil Balapan MotoGP Prancis 2025 Versi Crash.net"0
- Zarco Akhiri Paceklik Kemenangan Honda di MotoGP Prancis 2025 Lewat Balapan Dramatis0
- Menteri Tanggapi Usulan Alih Status Dosen dan Tendik PPPK di PTNB Menjadi PNS0
- Trump Dorong Gencatan Senjata Sementara 30 Hari di Konflik Ukraina0
Gubernur Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi memberikan dana kerohiman sebesar Rp50 juta untuk setiap keluarga korban, serta memastikan anak-anak korban mendapatkan jaminan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Oh iya, nilainya per orang Rp50 juta. Sekolahnya (anak-anak) kan sudah tanggung jawab saya, sampai kuliah,” ujar Dedi Mulyadi saat diwawancarai media di hadapan keluarga korban.
Dedi juga menambahkan bahwa sebagian korban telah lama terlibat dalam pemusnahan amunisi, bahkan ada yang telah bekerja dalam profesi tersebut selama sepuluh tahun. Menurutnya, kejadian ini merupakan kecelakaan kerja yang menimpa para pekerja saat menjalankan tugas mereka.
“Ya mereka itu bekerja. Pengakuannya, mereka sudah lama di sana, ada yang sepuluh tahun. Kalau peristiwa itu terjadi saat bekerja, ya ini kecelakaan kerja,” tambahnya.
Hingga Selasa siang, sembilan jenazah warga sipil masih dalam proses identifikasi di RSUD Pameungpeuk. Lima di antaranya telah teridentifikasi, dan tiga jenazah akan segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Pihak berwenang hingga kini belum mengungkap penyebab pasti dari ledakan amunisi afkir yang terjadi di kawasan Cibalong tersebut.
HashTag : #Zona #Today #ZonaToday #LedakanAmunisi #Garut #InvestigasiTNI #DanaKerohiman #PendidikanUntukAnakKorban #KecelakaanKerja











