- Sindikat Love Scamming di Dalam Rutan Kotabumi Terbongkar, Ratusan Tahanan dan Pegawai Diduga Terlib
- Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
- Polemik Pengadaan Chromebook Seret Nama Nadiem, Publik Soroti Proses Hukum
- Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jatim dan UNHASA Perkuat Kolaborasi Abdimas
- Berani Protes Juri, Josepha Alexandra Bongkar Dugaan Kejanggalan Nilai LCC di Depan Publik
- Kenaikan Yesus Kristus 2026 Jadi Momentum Refleksi dan Kebersamaan Nasional
- Signifikansi Analitik Data dalam Pengembangan Bisnis Properti Modern di Era Ketidakpastian Ekonomi
- Viral Jawaban Siswa Cerdas Cermat Empat Pilar Disalahkan Juri, MPR RI Sampaikan Permintaan Maaf
- 3 Klub Top yang Paling Sering Juara Liga Indonesia, Persib Bandung Jadi Sorotan
- Melampaui Pertumbuhan Nasional, BPIPI Kemenperin Beberkan Strategi Baru Industrialisasi di SCALE 202
Kajian Ungkap Kerusakan Hutan di Area Konsesi Memperparah Banjir dan Longsor di Sumatra Utara

Zona Today - Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara tidak semata dipicu oleh faktor cuaca ekstrem. Sejumlah kajian lingkungan menunjukkan bahwa berkurangnya tutupan hutan, khususnya di kawasan konsesi perusahaan, turut berperan dalam memperparah dampak bencana tersebut.
Alih fungsi lahan berskala besar di daerah hulu dinilai telah mengurangi kemampuan alami lingkungan dalam menyerap dan menahan air hujan. Kondisi ini menyebabkan aliran permukaan meningkat tajam saat curah hujan tinggi, sehingga sungai lebih mudah meluap dan lereng menjadi rentan longsor.
Kawasan hutan memiliki fungsi penting sebagai pengatur tata air dan penahan erosi. Ketika vegetasi alami berkurang akibat pembukaan lahan, keseimbangan ekosistem terganggu. Tanah menjadi lebih mudah tergerus, sementara daya dukung lingkungan terhadap cuaca ekstrem semakin melemah.
- Hari Ibu Nasional 22 Desember, Momentum Menghargai Peran Perempuan dalam Keluarga dan Bangsa0
- Prabowo Soroti Penanganan Bencana Alam di Aceh Jelang Perayaan Natal0
- BNPB Catat Dampak Banjir di Sumatra: 1.090 Warga Terdampak, 186 Masih Dilaporkan Hilang0
- Arus Penumpang Kapal Penyeberangan Meningkat Jelang Libur Natal dan Tahun Baru0
- Di Balik Petaka di Sumatra, Nasib Anak-Anak yang Kehilangan Orang Tua dan Kewajiban Negara0
Kajian tersebut juga menyoroti lemahnya pengelolaan lingkungan di sebagian area konsesi, terutama yang berada di sekitar daerah aliran sungai. Aktivitas ekonomi yang tidak disertai perlindungan kawasan lindung dinilai meningkatkan risiko bencana bagi masyarakat di wilayah hilir.
Seiring meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi, berbagai pihak menilai diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lahan dan kepatuhan perusahaan terhadap aturan lingkungan. Penguatan pengawasan, pemulihan kawasan hutan kritis, serta penataan ruang berbasis mitigasi bencana menjadi langkah penting untuk menekan risiko serupa di masa mendatang.
Peristiwa banjir dan longsor di Sumatra Utara menjadi pengingat bahwa pembangunan tanpa memperhatikan keseimbangan lingkungan dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang merugikan masyarakat luas.
Hashtag: #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #Deforestasi #SumatraUtara #BanjirDanLongsor #KerusakanHutan #LingkunganHidup #MitigasiBencana #BeritaNasional #IsuLingkungan #TataKelolaLahan











