- Gojek dan Grab Resmi Cabut Paket Hemat, Driver dan Penumpang Mulai Khawatir Tarif Naik
- Kalah Head to Head dari Persib, Borneo FC Harus Puas Runner Up Super League 2025/2026
- Draw Cukup! Persib Bandung Resmi Kembali Juara Super League 2025/2026
- Film Dokumenter Pesta Babi Viral di Indonesia, Angkat Isu Papua hingga Tuai Kontroversi Nobar
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Alami Kebutaan Permanen Usai Disiram Air Keras
- Investigasi Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung
- CR7 Akhirnya Angkat Trofi! Cristiano Ronaldo Bawa Al Nassr Juara Liga Arab Saudi 2025-2026
- Kilas Balik 22 Mei 1998 Reformasi Memasuki Babak Baru
- Kilas Balik 21 Mei 1998: Hari Lengsernya Soeharto dan Awal Era Reformasi Indonesia
- Pabrik Semen di Bogor Bocor, Abu Selimuti Permukiman Warga
Gojek dan Grab Resmi Cabut Paket Hemat, Driver dan Penumpang Mulai Khawatir Tarif Naik

Zona Today – Dua raksasa transportasi online di Indonesia, Gojek dan Grab, resmi menghentikan program paket hemat berbayar untuk layanan ojek online mereka. Kebijakan tersebut langsung menjadi perbincangan luas di media sosial karena dikhawatirkan berdampak pada tarif perjalanan dan pendapatan mitra driver.
Program yang dihentikan mencakup layanan seperti GoRide Hemat dan GrabBike Hemat yang sebelumnya memungkinkan pengguna mendapatkan tarif perjalanan lebih murah, sementara driver harus membeli akses langganan tertentu agar bisa menerima order kategori hemat.
Keputusan ini mulai diterapkan sejak pertengahan Mei 2026 dan disebut berkaitan dengan penyesuaian regulasi baru transportasi online, termasuk aturan pembatasan komisi aplikator terhadap mitra pengemudi.
- Kalah Head to Head dari Persib, Borneo FC Harus Puas Runner Up Super League 2025/20260
- Draw Cukup! Persib Bandung Resmi Kembali Juara Super League 2025/20260
- Film Dokumenter Pesta Babi Viral di Indonesia, Angkat Isu Papua hingga Tuai Kontroversi Nobar0
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Alami Kebutaan Permanen Usai Disiram Air Keras0
- Investigasi Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung0
## Paket Hemat Dinilai Bebani Driver Ojol
Sebelumnya, sistem paket hemat sempat menuai kritik dari komunitas driver ojek online. Banyak pengemudi mengeluhkan adanya “potongan ganda”, karena selain harus membayar biaya akses langganan, penghasilan mereka tetap terkena potongan komisi aplikasi.
Dalam praktiknya, driver diwajibkan membeli paket harian atau mingguan agar akun mereka bisa mendapatkan order kategori hemat yang tarifnya lebih murah bagi konsumen.
Namun ketika order sedang sepi, banyak driver merasa rugi karena biaya langganan tetap terpotong meski pemasukan minim.
Kebijakan penghentian paket hemat ini pun disambut positif sebagian mitra pengemudi karena dianggap mengurangi beban operasional mereka.
## Konsumen Khawatir Tarif Ojol Naik
Di sisi lain, pengguna layanan ojek online mulai khawatir tarif perjalanan akan mengalami kenaikan setelah opsi hemat dihapus.
Selama ini, layanan hemat menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya pekerja harian, mahasiswa, dan pengguna aktif transportasi online di kota besar karena menawarkan biaya perjalanan yang lebih murah dibanding layanan reguler.
Sejumlah pengguna di media sosial mengaku kemungkinan akan mengurangi frekuensi penggunaan ojol apabila tarif perjalanan benar-benar naik dalam beberapa pekan mendatang.
Meski demikian, pihak aplikator disebut masih mempertahankan kategori layanan hemat di aplikasi konsumen, namun dengan skema operasional baru tanpa sistem langganan driver.
## Diduga Terkait Regulasi Baru Ojol 2026
Penghapusan program hemat disebut berkaitan erat dengan implementasi regulasi baru pemerintah mengenai perlindungan pekerja transportasi online.
Dalam aturan terbaru, potongan komisi aplikasi terhadap driver disebut dibatasi maksimal 8 persen, jauh lebih rendah dibanding sistem sebelumnya yang bisa mencapai 20 persen.
Selain itu, regulasi baru juga mendorong perusahaan aplikator untuk memberikan perlindungan sosial yang lebih baik bagi mitra pengemudi, termasuk BPJS Ketenagakerjaan dan standar keamanan kerja.
Pengamat transportasi menilai langkah penghapusan paket hemat dapat mengubah pola persaingan industri ride-hailing di Indonesia, dari perang tarif murah menuju kompetisi kualitas layanan dan kesejahteraan mitra driver.
## Viral di Media Sosial
Topik “paket hemat dicabut” kini ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Banyak netizen mempertanyakan bagaimana dampak kebijakan tersebut terhadap biaya transportasi harian masyarakat.
Beberapa driver juga membagikan pengalaman mereka selama mengikuti program langganan hemat, termasuk keluhan soal pendapatan yang dianggap tidak sebanding dengan biaya akses yang harus dibayar.
Hingga saat ini, baik Gojek maupun Grab belum mengumumkan secara rinci apakah akan ada penyesuaian tarif besar-besaran pasca penghentian program tersebut.
### Fakta Singkat
* Program dihentikan:
* GoRide Hemat
* GrabBike Hemat
* Dampak:
* Driver tidak perlu bayar akses langganan
* Konsumen khawatir tarif naik
* Penyebab:
* Penyesuaian regulasi ojol 2026
* Pembatasan komisi aplikator
* Status:
* Layanan hemat masih tersedia dengan skema baru
Hashtag:
#Gojek #Grab #Ojol #GoRideHemat #GrabBikeHemat #DriverOjol #TransportasiOnline #TarifOjol #BeritaTeknologi #Indonesia #ZonaToday #OjolIndonesia #AplikasiOnline #detikcom











