Strategi Tingkatkan Nilai Jual Ikan Bakar Pantai Papuma Lewat Inovasi Kemasan UMKM Jember

By Redaksi ZN 03 Mei 2026, 23:35:22 WIB Pendidikan
Strategi Tingkatkan Nilai Jual Ikan Bakar Pantai Papuma Lewat Inovasi Kemasan UMKM Jember

Zona Today - Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam konteks pengembangan kawasan wisata berbasis potensi lokal, desain komunikasi visual memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan, identitas produk, serta daya tarik wisata. Hal inilah yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik pembuatan desain kemasan produk ikan bakar di kawasan wisata Pantai Papuma yang terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat permohonan dari Ketua Paguyuban Mitra Papuma. Dalam surat tersebut disampaikan bahwa para pelaku usaha kuliner di kawasan wisata Pantai Papuma membutuhkan pendampingan untuk meningkatkan kualitas penyajian produk, khususnya pada aspek kemasan makanan. Selama ini produk ikan bakar yang dijual di kawasan tersebut memiliki cita rasa yang khas dan diminati oleh wisatawan, namun penyajiannya masih menggunakan kemasan sederhana yang kurang merepresentasikan identitas kawasan wisata serta kurang menarik secara visual. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan pengalaman wisatawan serta nilai tambah produk kuliner lokal.

Menanggapi permohonan tersebut, Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Arsitektur dan Desain Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menugaskan tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat Desa Lojejer. Dibawah koordinasi Dr. Aris Sutejo, S.Sn., M.Sn. kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk merancang kemasan baru bagi produk ikan bakar, tetapi juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya desain kemasan sebagai media komunikasi visual, identitas produk, serta sarana promosi yang efektif dalam mendukung pengembangan destinasi wisata.

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara akumulatif selama enam bulan dengan tahapan kegiatan yang sistematis dan partisipatif antara dosen dan mahasiswa. Tahap pertama adalah riset tempat atau studi lapangan yang dilakukan langsung di kawasan wisata Pantai Papuma dan lingkungan Desa Lojejer. Pada tahap ini tim melakukan observasi terhadap kondisi kawasan wisata, pola aktivitas pedagang kuliner, karakteristik wisatawan, serta bentuk kemasan yang selama ini digunakan oleh para pelaku usaha. Selain observasi, tim juga melakukan wawancara dengan pedagang ikan bakar, pengelola kawasan wisata, serta anggota Paguyuban Mitra Papuma untuk memperoleh gambaran kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pengembangan kemasan produk.

Tahap kedua adalah riset anatomi kemasan. Pada tahap ini tim melakukan kajian mengenai struktur kemasan makanan yang sesuai untuk produk ikan bakar. Beberapa aspek yang diperhatikan meliputi fungsi perlindungan makanan, kemudahan penggunaan, keamanan bahan kemasan, serta estetika visual. Mengingat produk ikan bakar memiliki karakteristik panas, berminyak, dan beraroma kuat, maka kemasan harus dirancang dengan bahan yang tahan panas, ramah lingkungan, serta mampu menjaga kualitas makanan selama proses penyajian hingga dikonsumsi oleh wisatawan. Selain itu, bentuk kemasan juga harus praktis agar mudah dibawa oleh pengunjung yang ingin menikmati makanan di area pantai.

Tahap berikutnya adalah redesain logo Papuma yang akan menjadi identitas visual utama pada kemasan. Logo ini dirancang untuk merepresentasikan karakter kawasan wisata Pantai Papuma yang dikenal memiliki panorama alam yang indah dengan perpaduan antara laut, pasir putih, dan formasi batuan karang yang khas. Proses redesain dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip desain komunikasi visual seperti kesederhanaan bentuk, keterbacaan, serta kemudahan reproduksi pada berbagai media. Logo baru diharapkan dapat menjadi simbol yang kuat bagi produk kuliner khas Pantai Papuma sekaligus memperkuat citra kawasan wisata tersebut.

Setelah proses redesain logo selesai, tahap selanjutnya adalah pembuatan aset visual kemasan. Aset ini meliputi ilustrasi, elemen grafis, tipografi, serta komposisi warna yang mencerminkan identitas lokal kawasan pantai. Warna-warna yang dipilih cenderung terinspirasi dari nuansa alam pesisir seperti biru laut, putih pasir, dan cokelat kayu. Selain itu, elemen ilustrasi ikan bakar dan ornamen laut digunakan untuk memperkuat pesan visual bahwa produk tersebut merupakan kuliner khas dari kawasan wisata Pantai Papuma.

Tahap berikutnya adalah proses perancangan bentuk kemasan secara keseluruhan. Pada tahap ini tim membuat beberapa alternatif desain kemasan yang mempertimbangkan aspek estetika, fungsi, serta efisiensi produksi. Desain kemasan dibuat dalam bentuk yang mudah dirakit oleh pedagang, tidak memerlukan proses yang rumit, serta dapat diproduksi dengan biaya yang relatif terjangkau. Hal ini penting agar kemasan tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan oleh para pelaku usaha kuliner di kawasan wisata.

Setelah desain kemasan final disepakati, tahap selanjutnya adalah proses cetak kemasan. Pada tahap ini tim bekerja sama dengan penyedia jasa percetakan untuk menghasilkan prototipe kemasan yang siap digunakan. Proses ini juga menjadi kesempatan untuk menguji kualitas bahan, ketahanan warna cetak, serta kenyamanan penggunaan kemasan dalam kondisi nyata di lapangan.

Selain menghasilkan produk kemasan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga mencakup program pelatihan bagi para pedagang ikan bakar di kawasan wisata Pantai Papuma. Sebelum pelatihan dilaksanakan, tim terlebih dahulu menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan, termasuk contoh kemasan, materi presentasi, serta panduan penggunaan kemasan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara merakit kemasan, menjaga kebersihan penyajian makanan, serta memanfaatkan kemasan sebagai media promosi produk.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan anggota Paguyuban Mitra Papuma dan para pelaku usaha kuliner setempat. Dalam kegiatan ini peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teoritis mengenai desain kemasan, tetapi juga langsung mempraktikkan cara menggunakan kemasan baru untuk menyajikan produk ikan bakar kepada wisatawan. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan praktik penggunaan kemasan.

Tahap akhir dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah serah terima hasil kegiatan kepada Paguyuban Mitra Papuma dan perwakilan masyarakat Desa Lojejer. Dalam kegiatan ini tim pelaksana menyerahkan desain kemasan, file aset visual, serta contoh kemasan yang telah dicetak. Dengan adanya serah terima ini diharapkan masyarakat dapat melanjutkan penggunaan dan pengembangan kemasan secara mandiri di masa mendatang.


Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi lokal di kawasan wisata Pantai Papuma. Kemasan yang dirancang secara profesional tidak hanya berfungsi sebagai wadah makanan, tetapi juga sebagai media komunikasi visual yang mampu meningkatkan citra produk kuliner lokal. Dengan kemasan yang lebih menarik dan representatif, wisatawan diharapkan memiliki pengalaman yang lebih baik dalam menikmati kuliner khas Pantai Papuma.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah. Melalui pendekatan desain komunikasi visual, produk kuliner lokal dapat memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dan mampu bersaing dalam industri pariwisata yang semakin berkembang. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya menghasilkan desain kemasan baru, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan serta daya tarik wisata di kawasan Pantai Papuma, Kabupaten Jember.

 Penulis Heru Subiyantoro, ST., MT. , adalah dosen senior di Prodi Arsitektur UPN  Veteran Jawa Timur dengan alur Sains Arsitektur/Arsitektur Lingkungan


Hashtag : #PantaiPapuma #Abdimas #UPNVJT #IkanBakarPapuma #UMKMJember #KemasanProduk #InovasiUMKM #BisnisKuliner #Jember #EkonomiKreatif #ProdukLokal #ZonaToday




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment