- Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Ucapannya Usai Pengibaran Bendera Jadi Sorotan
- Pidato Prabowo Soal Pengupas Bawang Bikin Heboh, Rp700 Ribu atau Rp700 Per Kilogram?
- 16 Agustus 2026 Diperingati Hari Apa? Ini Daftar Momen Penting Menjelang HUT RI
- NTT Diguncang Gempa M7,7, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan BMKG
- Gempa NTT M7,7 Guncang Flores, Puluhan Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi
- IHSG 10 Agustus 2026 Sempat Menguat, tapi Ditutup Turun: Saham Apa yang Masih Diburu Investor
- UPN Veteran Jatim Perkuat Branding Digital Sanggar Nampani lewat Website dan Konten Kreatif
- Bromo Terbakar Hebat, Menhut Turun ke Lokasi! Ada Apa dengan Gunung Bromo
- Smart Farming Masuk Banyuwangi, UPN "Veteran" Jawa Timur Bantu Gapoktan Tunas Harapan Naik Kelas
- Gunung Bromo Terbakar, Api Meluas hingga 176 Hektare! Wisata Ditutup Total
Sri Mulyani Ungkap Alasan Penghapusan Diskon Listrik 50 Persen untuk Juni-Juli 2025

Keterangan Gambar : Sri Mulyani Sampaikan Keterangan Pers Usai Rapat dengan Presiden Prabowo di Istana
Zona Today - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa pemerintah memutuskan untuk membatalkan rencana pemberian diskon tarif listrik sebesar 50 persen yang semula direncanakan berlangsung pada Juni hingga Juli 2025. Kebijakan tersebut tidak dapat dilanjutkan karena proses penganggaran yang terlambat. Dalam konferensi pers seusai rapat terbatas mengenai stimulus ekonomi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 2 Juni 2025, Sri Mulyani menyatakan bahwa program tersebut tidak memungkinkan untuk dijalankan sesuai target waktu.
Sebagai alternatif, pemerintah akan meningkatkan besaran Bantuan Subsidi Upah (BSU), dari Rp150.000 menjadi Rp300.000 per bulan. BSU ini akan diberikan secara tunai kepada sekitar 17,3 juta pekerja dengan penghasilan maksimal Rp3,5 juta per bulan, termasuk 288 ribu guru honorer di bawah Kemendikdasmen dan 277 ribu guru honorer Kemenag. Bantuan disalurkan satu kali pada bulan Juni 2025, sehingga setiap penerima memperoleh Rp600.000.
Sri Mulyani menjelaskan bahwa data penerima BSU kini lebih akurat karena telah diperoleh dari BPJS Ketenagakerjaan yang sudah tervalidasi, berbeda dengan masa awal pandemi Covid-19 ketika data masih belum optimal.
- Alex Marquez Menjadi Rival Terkuat Marc Marquez di MotoGP 20250
- Hari Lahir Tan Malaka di Indonesia0
- MEMAKNAI HARI LAHIR PANCASILA0
- Presiden Prabowo: Hari Kenaikan Yesus Kristus Jadi Momen Menumbuhkan Semangat Kasih dan Persatuan0
- 10 Ungkapan Inspiratif Hari Kebangkitan Nasional untuk Para Guru0
Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan enam stimulus ekonomi, termasuk rencana diskon listrik untuk 79,3 juta pelanggan PLN berdaya 1.300 VA ke bawah. Stimulus ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025. Pelaksanaan program dijadwalkan mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025, sebagaimana direncanakan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah kementerian.
Hashtag: #ZonaToday.com #ZonaToday #Zona #Today #SriMulyani #BSU2025 #StimulusEkonomi #DiskonListrikBatal #SubsidiUpah #EkonomiNasional #PLN #Juni2025 #PrabowoKabinet #PekerjaBergajiRendah
Video Terkait:











