- Tim Debutan yang Hampir Menumbangkan Juara Bertahan Argentina di Piala Dunia 2026
- Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe dan Messi Berburu, Haaland Terus Mengintai
- Danantara Mulai Bersih-Bersih PT Pos Indonesia, Dugaan Rekayasa Keuangan Terungkap
- Tiga Tuan Rumah Hadapi Ujian Sesungguhnya di 16 Besar Piala Dunia 2026
- Piala Dunia 2026: Wakil Asia Resmi Habis, Mimpi Cetak Sejarah Kembali Pupus di Babak Gugur
- Universitas Garut Kembangkan Website PT Mandraguna Pusaka Indonesia
- Resmi Berlaku 1 Agustus 2026! Pajak Marketplace Mulai Dipungut, Seller Wajib Tahu
- Bukan Cuma Sepak Bola! Kuliner di Piala Dunia 2026 Jadi Daya Tarik Baru
- Lukaku Belum Habis! Gol Krusial dan Mental Baja Bawa Belgia Bangkit Dramatis di Piala Dunia 2026
- Hasil Piala Dunia 2026 2 Juli: AS Lolos, Belgia Bangkit Dramatis! Babak 32 Besar Makin Panas
Mahasiswa Asing di AS Gelisah di Tengah Tekanan dari Trump

Amerika Serikat dikenal memiliki sejumlah universitas unggulan yang menonjol dalam hal penelitian dan kebebasan akademik. Namun, langkah-langkah yang diambil Presiden AS Donald Trump, seperti melakukan razia di kampus, memberhentikan tenaga pengajar, menghentikan dana riset, serta menangkap mahasiswa yang menentang perang dan mendukung Palestina, telah menciptakan ketegangan di lingkungan kampus di seluruh AS.
Di Columbia University, salah satu perguruan tinggi terkemuka di New York, beberapa staf diberhentikan dan proyek riset dihentikan. Mahasiswa internasional di kampus tersebut kini dihantui ketakutan akan penangkapan dan deportasi.
Hashtag : #KampusASResah #MahasiswaInternasional #ColumbiaUniversity #TrumpPolicy #KebebasanAkademikTerancam











