- Universitas Garut Kembangkan Website PT Mandraguna Pusaka Indonesia
- Resmi Berlaku 1 Agustus 2026! Pajak Marketplace Mulai Dipungut, Seller Wajib Tahu
- Bukan Cuma Sepak Bola! Kuliner di Piala Dunia 2026 Jadi Daya Tarik Baru
- Lukaku Belum Habis! Gol Krusial dan Mental Baja Bawa Belgia Bangkit Dramatis di Piala Dunia 2026
- Hasil Piala Dunia 2026 2 Juli: AS Lolos, Belgia Bangkit Dramatis! Babak 32 Besar Makin Panas
- Viral! WNI Jadi Guru PNS di Norwegia Bergaji Rp80 Juta per Bulan, Begini Perjalanan Inspiratifnya
- Libur Panjang Berubah Jadi Antrean Panjang! Bromo, Dieng hingga Destinasi Favorit Dipadati Wisatawan
- Purbaya Tegaskan Pajak Marketplace Berlaku untuk Omzet di Atas Rp500 Juta
- Fenomena Film Lokal Sekawan Limo Tembus 2,5 Juta Penonton
- Erling Haaland Kembali Menggila! Gol Telatnya Antar Norwegia Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
Lukaku Belum Habis! Gol Krusial dan Mental Baja Bawa Belgia Bangkit Dramatis di Piala Dunia 2026

ZONATODAY.COM – Banyak yang sempat meragukan ketajaman Romelu Lukaku dalam beberapa musim terakhir. Cedera, performa yang naik turun di level klub, hingga kritik dari publik membuat penyerang Belgia itu dianggap telah melewati masa emasnya. Namun di panggung terbesar sepak bola dunia, Lukaku memberikan jawaban paling sempurna: dirinya belum habis.
Pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 melawan Senegal, Belgia nyaris tersingkir setelah tertinggal dua gol hingga lima menit menjelang waktu normal berakhir. Di saat harapan mulai memudar, Lukaku muncul sebagai sosok yang membangkitkan semangat tim lewat gol pada menit ke-86.
Gol tersebut menjadi titik balik kebangkitan Belgia. Tak lama berselang, Youri Tielemans menyamakan kedudukan sebelum akhirnya kembali mencetak gol kemenangan melalui penalti pada menit ke-125. Belgia pun menang dramatis 3-2 dan melaju ke babak 16 besar.
- Hasil Piala Dunia 2026 2 Juli: AS Lolos, Belgia Bangkit Dramatis! Babak 32 Besar Makin Panas0
- Viral! WNI Jadi Guru PNS di Norwegia Bergaji Rp80 Juta per Bulan, Begini Perjalanan Inspiratifnya0
- Erling Haaland Kembali Menggila! Gol Telatnya Antar Norwegia Ukir Sejarah di Piala Dunia 20260
- Jepang Tumbang di Menit Akhir! Brasil Bangkit Dramatis di Piala Dunia 20260
- Sejarah Tercipta! Indonesia Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026 Usai Bungkam Korea Selatan 3-00
Gol yang Mengubah Segalanya
Sepanjang pertandingan, Belgia sebenarnya tampil di bawah tekanan. Senegal mendominasi permainan dan unggul lebih dulu melalui Habib Diarra serta Ismaila Sarr. Hingga menit ke-85, peluang Belgia untuk lolos tampak semakin kecil.
Namun pengalaman seorang Lukaku kembali berbicara. Berada di posisi yang tepat di dalam kotak penalti, ia menyelesaikan peluang dengan tenang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Gol tersebut bukan sekadar mengubah skor. Kepercayaan diri para pemain Belgia langsung meningkat. Mereka terus menekan hingga akhirnya Tielemans mencetak gol penyama kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Masih Jadi Andalan Belgia
Meski kini usianya tidak lagi muda, Lukaku tetap menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad Belgia. Ketajamannya di depan gawang, kekuatan fisik, serta kemampuannya membuka ruang bagi rekan setim masih menjadi senjata utama Setan Merah.
Gol ke gawang Senegal juga menambah koleksi gol internasionalnya yang sudah sangat impresif. Hingga saat ini, Lukaku masih menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Belgia dan terus memperlihatkan kontribusi besar ketika negaranya tampil di turnamen besar.
Rudi Garcia Puji Mental Bertanding Anak Asuhnya
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengaku bangga dengan karakter yang ditunjukkan timnya. Menurutnya, kemenangan atas Senegal menjadi bukti bahwa Belgia belum kehilangan semangat juang meski sempat berada di ambang eliminasi.
"Comeback seperti ini bisa menjadi pemicu bagi kami untuk terus berkembang di turnamen ini. Para pemain menunjukkan karakter dan mental yang luar biasa," ujar Rudi Garcia usai pertandingan.
Garcia bahkan menyamakan kebangkitan Belgia dengan salah satu comeback paling terkenal dalam sejarah sepak bola. Ia menilai kemenangan dramatis tersebut dapat menjadi momentum penting bagi perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026.
Lukaku Pilih Serahkan Penalti kepada Tielemans
Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi pada penghujung babak tambahan waktu ketika Belgia mendapatkan hadiah penalti. Banyak yang mengira Lukaku akan menjadi algojo karena merupakan penyerang utama tim.
Namun, ia justru memberikan kesempatan kepada sang kapten, Youri Tielemans. Keputusan itu terbukti tepat setelah Tielemans sukses menjalankan tugasnya dan memastikan kemenangan Belgia.
"Secara mental saya belum siap mengambil penalti itu. Youri siap, jadi saya memberikan bola kepadanya. Yang terpenting adalah kemenangan Belgia," kata Lukaku.
Sikap tersebut menuai banyak pujian karena menunjukkan bahwa kepentingan tim berada di atas ambisi pribadi.
Jawaban untuk Semua Keraguan
Dalam beberapa tahun terakhir, nama Lukaku memang kerap menjadi sasaran kritik. Namun penampilan di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa pemain berusia 33 tahun itu masih memiliki kualitas untuk menjadi pembeda.
Meski kecepatan dan mobilitasnya tidak lagi seperti saat muda, insting mencetak gol, pengalaman, dan kemampuan membaca permainan tetap menjadi nilai lebih yang sulit tergantikan.
Kemenangan atas Senegal menjadi bukti bahwa Belgia masih membutuhkan sosok Lukaku. Ketika tim berada dalam tekanan, ia mampu tampil sebagai pemimpin, mencetak gol penting, bahkan membantu menjaga ketenangan rekan-rekannya di lapangan.
Perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026 memang masih panjang. Namun satu hal kini mulai diyakini banyak penggemar sepak bola: Romelu Lukaku belum habis. Ia mungkin bukan lagi penyerang tercepat di dunia, tetapi naluri mencetak gol dan mental juaranya masih mampu mengubah jalannya pertandingan dalam hitungan menit.
Hashtag: #RomeluLukaku #Lukaku #Belgia #TimnasBelgia #PialaDunia2026 #WorldCup2026 #BelgiaVsSenegal #GolLukaku #YouriTielemans #RudiGarcia #SepakBolaDunia #BeritaBola #FIFAWorldCup #ZonaToday #BreakingNews











