- Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Ucapannya Usai Pengibaran Bendera Jadi Sorotan
- Pidato Prabowo Soal Pengupas Bawang Bikin Heboh, Rp700 Ribu atau Rp700 Per Kilogram?
- 16 Agustus 2026 Diperingati Hari Apa? Ini Daftar Momen Penting Menjelang HUT RI
- NTT Diguncang Gempa M7,7, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan BMKG
- Gempa NTT M7,7 Guncang Flores, Puluhan Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi
- IHSG 10 Agustus 2026 Sempat Menguat, tapi Ditutup Turun: Saham Apa yang Masih Diburu Investor
- UPN Veteran Jatim Perkuat Branding Digital Sanggar Nampani lewat Website dan Konten Kreatif
- Bromo Terbakar Hebat, Menhut Turun ke Lokasi! Ada Apa dengan Gunung Bromo
- Smart Farming Masuk Banyuwangi, UPN "Veteran" Jawa Timur Bantu Gapoktan Tunas Harapan Naik Kelas
- Gunung Bromo Terbakar, Api Meluas hingga 176 Hektare! Wisata Ditutup Total
Kemkomdigi Menjadi Kontributor Terbesar PNBP Kementerian/Lembaga di Kuartal I-2025

Zona Today - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berhasil mencatatkan capaian sebagai penyumbang terbesar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di antara seluruh kementerian dan lembaga (K/L) pada kuartal I-2025. Dari total PNBP K/L senilai Rp29,7 Triliun, Kemkomdigi menyumbang Rp3,25 Triliun atau sekitar 10,9 persen, melampaui kementerian besar lainnya seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
Prestasi ini disoroti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Plh Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat pada Kamis (08/05/2025).
“PNBP K/L mencapai Rp29,7 Triliun, di mana 71,7 persen berasal dari 10 kementerian utama, yang menunjukkan peran signifikan K/L dalam konteks PNBP,” ujar Suahasil.
- Bahaya Mendiagnosis Penyakit di Internet0
- Kiprah Perempuan Desa dalam Kesuksesan TMMD ke-124 di Mempawah0
- Ratusan Siswa Antusias Mengikuti Edukasi Politik0
- Perempuan Perlu Ruang Jadi Pemimpin Konflik0
- Kuliner Mahasiswa Surabaya: Porsi Besar, Harga Bersahabat0
Per 31 Maret 2025, realisasi PNBP tercatat sebesar Rp115,9 Triliun atau 22,6 persen dari target APBN 2025 yang sebesar Rp513,6 Triliun. Sumber utama PNBP terdiri dari SDA migas, SDA non-migas, dividen BUMN, BLU, dan sektor lainnya.
Daftar K/L Penyumbang PNBP Terbesar Kuartal I-2025:
- Kementerian Komunikasi dan Digital - Rp3,25 Triliun (10,9%)
- Kementerian Perhubungan - Rp3,16 Triliun (10,6%)
- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan - Rp2,22 Triliun (7,4%)
- Kepolisian RI - Rp2,12 Triliun (7,1%)
- Kejaksaan - Rp0,81 Triliun (2,7%)
- Kementerian ATR/BPN - Rp0,80 Triliun (2,7%)
- Kementerian Agama - Rp0,56 Triliun (1,9%)
- Kementerian Hukum - Rp0,53 Triliun (1,8%)
- Kementerian Ketenagakerjaan - Rp0,48 Triliun (1,6%)
- Kementerian Pertahanan - Rp0,47 Triliun (1,6%)
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memberikan apresiasi atas capaian ini dan menekankan pentingnya peningkatan pelayanan publik. Capaian ini adalah hasil kerja keras tim, yang menjadi dorongan untuk terus meningkatkan layanan dan inovasi digital demi mendukung penerimaan negara.
Suahasil juga menambahkan bahwa Kemenkeu bersama beberapa K/L lainnya sedang merumuskan langkah-langkah intensifikasi dan ekstensifikasi untuk mengoptimalkan potensi PNBP di masa depan.
Capaian Kemkomdigi ini menegaskan bahwa sektor komunikasi dan digital memainkan peran vital dalam mendukung penerimaan negara non-pajak, seiring dengan berkembangnya ekosistem digital nasional.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #KemkomdigiPNBP2025 #PNBP #DigitalEconomy #PenerimaanNegara #KementerianKomunikasi #LayananDigital #EkosistemDigital #PemanfaatanTeknologi #InovasiDigital











