- Tim Debutan yang Hampir Menumbangkan Juara Bertahan Argentina di Piala Dunia 2026
- Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe dan Messi Berburu, Haaland Terus Mengintai
- Danantara Mulai Bersih-Bersih PT Pos Indonesia, Dugaan Rekayasa Keuangan Terungkap
- Tiga Tuan Rumah Hadapi Ujian Sesungguhnya di 16 Besar Piala Dunia 2026
- Piala Dunia 2026: Wakil Asia Resmi Habis, Mimpi Cetak Sejarah Kembali Pupus di Babak Gugur
- Universitas Garut Kembangkan Website PT Mandraguna Pusaka Indonesia
- Resmi Berlaku 1 Agustus 2026! Pajak Marketplace Mulai Dipungut, Seller Wajib Tahu
- Bukan Cuma Sepak Bola! Kuliner di Piala Dunia 2026 Jadi Daya Tarik Baru
- Lukaku Belum Habis! Gol Krusial dan Mental Baja Bawa Belgia Bangkit Dramatis di Piala Dunia 2026
- Hasil Piala Dunia 2026 2 Juli: AS Lolos, Belgia Bangkit Dramatis! Babak 32 Besar Makin Panas
Indonesia Sambut Kepemimpinan Filipina di ASEAN 2026, Dorong Kerja Sama Digital dan Etika Kecerdasan

Indonesia Dukung Filipina Pimpin ASEAN 2026, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Digital dan Etika AI
Zona Today - Pemerintah Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap Filipina yang akan memegang keketuaan ASEAN pada tahun 2026. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam acara peringatan Hari Kemerdekaan ke-147 Republik Filipina yang digelar di Jakarta Pusat.
“Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya ucapkan selamat dan salam hangat kepada Filipina,” ujar Meutya dalam sambutannya.
- Kontak Senjata Kembali Terjadi, Prajurit TNI Tewas Ditembak OPM0
- Bollywood Berduka, Pesawat Air India Jatuh 0
- Sabar/Reza Tempati Posisi Runner-up di Indonesia Open 2025, Wakil Kuda Hitam Bikin Anomali0
- Terungkap! Jam Tangan Mewah untuk Timnas Bukan dari Uang Negara (APBN)0
- Enam Tim Lolos ke Ronde Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia0
Ia menekankan bahwa hubungan bilateral Indonesia-Filipina telah terjalin kuat, tak hanya karena kedekatan geografis, tetapi juga sejarah panjang kerja sama dan semangat yang sama sebagai sesama negara pendiri ASEAN. Kedua negara, menurutnya, telah lama berjalan bersama memperjuangkan perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Tenggara.
Meutya juga mengingatkan kontribusi penting Indonesia dalam proses perdamaian di Filipina, termasuk melalui Jakarta Accord pada 1996. Menurutnya, dukungan terhadap keketuaan ASEAN oleh Filipina adalah wujud dari solidaritas berkelanjutan yang telah terjalin erat.
"Indonesia mendukung penuh peran Filipina sebagai ketua ASEAN 2026, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin dinamis," ucapnya.
Dalam konteks era digital, Meutya menyoroti pentingnya kolaborasi kedua negara dalam teknologi dan pengembangan kecerdasan buatan (AI) yang berlandaskan etika. Ia menilai bahwa kemajuan AI harus diiringi kerja sama yang kuat agar pengembangannya bertanggung jawab dan berorientasi pada kemanusiaan.
“Kita perlu menyambut AI dengan semangat kolaboratif dan kebijakan yang inklusif, agar inovasinya tetap etis serta didukung oleh riset dan pertukaran talenta,” tuturnya.
Menariknya, Meutya juga membagikan kisah pribadi yang mempererat kedekatannya dengan Filipina. Ia mengungkap bahwa ibunya mengandungnya selama sembilan bulan di Filipina, dan karena itu ia memiliki nama panggilan “Bing” di keluarga—nama khas Filipina. Ayahnya pun pernah menempuh pendidikan doktoral di Kota Los Baños.
“Filipina bukan hanya negara sahabat, tapi juga bagian dari kisah hidup saya,” ungkap Meutya.
Menutup pidatonya, Meutya menyampaikan harapan terbaik bagi masa depan Filipina dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral.
Hashtag : #Zona #today #zonatoday.com #zonatoday #IndonesiaFilipina #ASEAN2026 #MeutyaHafid #TransformasiDigital #EtikaAI #KolaborasiDigital #HubunganBilateral #FilipinaMerdeka #zonatoday #BeritaASEAN #KeketuaanASEAN











