- Wanita Asal Palembang Nekat Menyamar Jadi Pramugari, Batik Air Beri Penjelasan
- Tim SAR, Relawan, Sholawatan di Basecamp hingga Anak Indigo Turut Membantu Pencarian
- Sosok Rival Indigo Turun ke Gunung Slamet, Ikut Membantu Pencarian Syafiq Ali
- Syafiq Ali dan Himawan Dilaporkan Hilang Sejak Desember 2025, Keluarga Menanti Kepastian
- Perlu Diketahui, Ini 21 Kategori Penyakit dan Layanan Medis yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
- Sambut Tahun Baru 2026, Presiden Prabowo Sampaikan Pesan Optimisme dan Persatuan Bangsa
- Fenomena Super Flu Muncul, Kenali Gejala dan Langkah Menghadapinya
- Makna 1 Januari: Tahun Baru, Hari Keluarga Sedunia, dan Seruan Perdamaian Dunia
- Deretan Peristiwa Penting 31 Desember, dari Malam Pergantian Tahun hingga Sejarah Film Indonesia
- Kaleidoskop Indonesia 2025: Prestasi, Solidaritas, dan Harapan Baru Menyongsong 2026
Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Pekerja Seks

Zona Today - Setiap 17 Desember, dunia memperingati Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Pekerja Seks sebagai momentum penting untuk menyoroti realitas kekerasan, stigma, dan diskriminasi yang masih dihadapi pekerja seks di berbagai belahan dunia. Peringatan ini bukan sekadar simbol, melainkan seruan kolektif untuk menempatkan hak asasi manusia, keselamatan, dan martabat sebagai prioritas utama.
Kekerasan terhadap pekerja seks masih terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik, pelecehan seksual, intimidasi, hingga pelanggaran hak hukum dan kesehatan. Kondisi ini sering diperparah oleh stigma sosial dan minimnya perlindungan hukum, yang membuat banyak korban enggan melapor atau mencari bantuan.
Hari peringatan ini lahir dari kesadaran global bahwa pekerja seks, terlepas dari pilihan hidup atau kondisi ekonomi mereka, tetaplah manusia yang berhak atas rasa aman, perlindungan hukum, dan akses terhadap layanan kesehatan serta keadilan. Banyak organisasi masyarakat sipil memanfaatkan momen ini untuk menggelar kampanye edukasi, diskusi publik, dan aksi solidaritas guna membangun pemahaman yang lebih adil dan inklusif.
- Optimisme kontingen Indonesia terus menguat di ajang SEA Games 20250
- Klasemen Perolehan Medali SEA Games 20250
- Momentum Olahraga & Pesta Olahraga ASEAN0
- Aceh Kelangkaan BBM dan Air Bersih Lumpuhkan Bantuan, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Ene0
- Dominasi Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum Warnai Podium Ganda Putri Australian Open 20250
Di berbagai negara, pendekatan berbasis hak asasi manusia mulai didorong sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi kekerasan. Pendekatan ini menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi keselamatan pekerja seks, membuka akses layanan kesehatan tanpa diskriminasi, serta mendorong aparat dan masyarakat untuk menghormati prinsip kemanusiaan.
Di Indonesia sendiri, isu pekerja seks masih kerap berada di persimpangan antara norma sosial, hukum, dan realitas ekonomi. Peringatan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Pekerja Seks menjadi pengingat bahwa upaya penghapusan kekerasan harus berjalan seiring dengan edukasi publik, dialog terbuka, dan kebijakan yang berorientasi pada perlindungan kelompok rentan.
Dengan memperingati hari ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan empati, menolak kekerasan dalam bentuk apa pun, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan bermartabat bagi semua. Penghapusan kekerasan bukan hanya tanggung jawab negara atau aktivis, tetapi tugas bersama untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun manusia yang kehilangan hak atas keselamatan dan keadilan.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #HariInternasionalPenghapusanKekerasanTerhadapPekerjaSeks #StopKekerasan #HakAsasiManusia #HumanRights #Kesetaraan #AntiDiskriminasi #Kemanusiaan #PerlindunganSosial #KeamananPekerja #InklusiSosial #KeadilanSosial











