- Diskop UKM Jatim Gandeng UPN Veteran Jatim, Ajarkan Pelaku UMKM Membuat Foto Produk Berbasis AI
- Hasil Cek Kesehatan Gratis, Warga Indonesia Baru Sadar Mengidap Hipertensi dan Diabetes
- Sejarah Tercipta! Indonesia Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026 Usai Bungkam Korea Selatan 3-0
- Tak Perlu Lagi Menapak di Lampu Merah? Teknologi Motor yang Bisa Berdiri Sendiri
- Ai Ogura Cetak Sejarah Baru di MotoGP, dengan Kemenangan Sensasional di Assen
- Asia Berguguran di Fase Grup Piala Dunia 2026, Kini Hanya Jepang dan Australia yang Masih Bertahan
- Padi Reborn Bius Ribuan Penonton di Puncak HUT Jakarta ke-499
- Terungkap! Fakta Mengerikan Kasus Penyekapan Wanita di Bandung
- Prancis Pimpin Ranking FIFA, Persaingan Piala Dunia 2026 Makin Sengit
- Persaingan 32 Besar Piala Dunia FIFA 2026
Diskop UKM Jatim Gandeng UPN Veteran Jatim, Ajarkan Pelaku UMKM Membuat Foto Produk Berbasis AI

Pelatihan yang berlangsung di Coworking Space KUKM Diskop UKM Jatim tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) guna menghasilkan foto produk yang lebih menarik dan profesional sebagai penunjang strategi pemasaran digital.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UPN Veteran Jawa Timur, Farikha Rachmawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi terkini. Menurutnya, visual produk yang menarik dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperbesar peluang peningkatan penjualan.
- Hasil Cek Kesehatan Gratis, Warga Indonesia Baru Sadar Mengidap Hipertensi dan Diabetes0
- Sejarah Tercipta! Indonesia Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026 Usai Bungkam Korea Selatan 3-00
- Tak Perlu Lagi Menapak di Lampu Merah? Teknologi Motor yang Bisa Berdiri Sendiri0
- Asia Berguguran di Fase Grup Piala Dunia 2026, Kini Hanya Jepang dan Australia yang Masih Bertahan0
- Padi Reborn Bius Ribuan Penonton di Puncak HUT Jakarta ke-4990
"Pemanfaatan teknologi AI diharapkan dapat membantu pelaku UMKM menghasilkan materi promosi yang lebih menarik sehingga mampu meningkatkan nilai jual produk dan memperluas jangkauan pasar," ujar Farikha.
Selain membahas pemanfaatan AI, peserta juga mendapatkan materi mengenai teknik dasar fotografi produk dan komunikasi pemasaran yang disampaikan oleh dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur, Dhelittya Finaliyani Putri.
Dalam paparannya, Dhelittya menekankan pentingnya visual produk sebagai salah satu faktor yang mampu menarik perhatian calon konsumen. Ia menjelaskan berbagai teknik fotografi sederhana, mulai dari pengaturan pencahayaan, pemilihan properti pendukung, hingga penyusunan konsep visual yang sesuai dengan karakter produk.

Tak hanya itu, peserta juga dikenalkan dengan teknik menyusun caption promosi menggunakan metode AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) serta strategi copywriting agar promosi di media digital menjadi lebih efektif. Sebagai bekal praktik, peserta turut diajarkan penggunaan aplikasi desain grafis seperti Canva untuk mempercantik tampilan promosi produk.
"Foto produk yang baik tidak selalu membutuhkan peralatan mahal. Yang terpenting adalah memahami pencahayaan, komposisi, dan pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen," jelas Dhelittya.
Pada sesi berikutnya, dosen Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jawa Timur, Sugiarto, membahas implementasi teknologi Artificial Intelligence dalam mendukung pengembangan bisnis digital UMKM.
Ia menjelaskan bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan foto produk yang lebih profesional melalui penyusunan instruksi atau prompt yang tepat sehingga menghasilkan visual sesuai kebutuhan promosi.
Selain pemanfaatan AI, peserta juga memperoleh wawasan mengenai strategi pemasaran digital melalui berbagai platform marketplace, seperti Shopee dan TikTok Shop. Menurutnya, penguasaan teknologi digital menjadi salah satu kunci agar UMKM mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan penjualan secara berkelanjutan.
"Teknologi AI bukan untuk menggantikan pelaku usaha, melainkan menjadi alat yang dapat membantu UMKM bekerja lebih efektif, kreatif, dan produktif dalam mengembangkan usahanya," ungkap Sugiarto.
Melalui pelatihan tersebut, Diskop UKM Jawa Timur bersama UPN Veteran Jawa Timur berharap pelaku UMKM semakin siap menghadapi transformasi digital. Dengan kemampuan memanfaatkan teknologi AI dalam proses promosi, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemasaran, memperluas jangkauan pasar, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif.
Pelatihan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempercepat transformasi digital sektor UMKM. Dengan dukungan inovasi dan peningkatan kompetensi, UMKM Jawa Timur diharapkan semakin percaya diri mengembangkan usaha sekaligus memanfaatkan teknologi sebagai peluang untuk tumbuh secara berkelanjutan.











